Respon Estetik

Hubungan karya sastra dengan pembaca memiliki nilai estetik sebaik pengertian (nilai) historis. Pengertian estetik terletak dalam fakta bahwa penerimaan pertama sastra oleh pembaca melibatkan pengujian nilai estetikannya yang dibandingkan dengan karya-karya sastra yang telah dibacanya. Jadi melui resepsi inilah nilai-nilai estetika sebuah karya sastra akan terlihat melalui tanggapan para pembacanya.
Respon estetik itu sendiri berarti tanggapan mengenai keindahan-keindahan yang terdapat di dalam karya sastra. Respon yang berarti tanggapan memberikan artian tentang bagaimana tanggapan-tanggapan yang diberikan terhadap karya sastra, sedang estetika itu sendiri berarti keindahan yang memberikan nilai lebih terhadap sebuah karya sastra. Melalui respon estetik inilah akan timbul estetika resepsi.
Estetika resepsi merupakan estetika atau ilmu keindahan yang didasarkan kepada tanggapan atau resepsi pembaca terhadap suatu karya sastra. Dalam dasar teori estetika resepsi, cakrawala harapan dan tempat terbuka menjadi dasar mula dalam teori estetika resepsi. Tanggapan seseorang dengan orang lain akan memiliki tanggapan yang berbeda dalam menaggapi sebuah karya sastra, begitu pula dengan periodisasinya. Hal tersebut dikarenakan adanya perbedaan cakrawala harapan pembaca terhadap sebuah karya sastra. Pengetahuan seseorang dalam ilmu kesusastraan pastilah berbeda-beda. Pengetahuan inilah yang nantinya akan membedakan antara pembaca satu dengan pembaca lainnya. Dari perbedaan ini akan timbul tanggapan yang berbeda mengenai sebuah karya sastra. Perbedaan inilah yang disebut dengan perbedaan cakrawalaharapan. Menurut Pradopo (1995: 208) cakrawala harapan seseorang itu ditentukan oleh pendidikan, pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan dalam menanggapai karya sastra.
Cakrawala harapan akan memeberikan perbandingan resepsi yang ditulis oleh masyarakat. Cakrawala-cakrawala masyarakat akan menggambarkan bagaimana pengetahuan seseorang terhadap teori sastra yang telah dikausai. Ada beberepa kriteria dalam cakrawala harapan masyarakat. Seperti yang dikatakan Segers (dalam Pradopo, 1995: 208) bahwa cakrawala harapan ditentukan oleh tiga kriteria; pertama, ditentukan oleh norma-norma yang dipancarkan dari teks-teks sastra yang telah dibaca oleh pembaca; kedua, ditentukan oleh pengalaman dan pengetahuan atas semua teks yang telah dibaca sebelumnya; dan yang ketiga, pertentangan antara fiksi dan kenyataan, yaitu kemampuan pembaca untuk memahami, baik dalam horizon “sempit” dari harapan-harapan saastra maupun dalam horizon “luas” dari pengetahuannya tentang kehidupan.
Dalam penelusuran sebuah karya sastra, teori estetika resepsi sastra meneliti tanggapan-tanggapan para pembaca, kemudian konsep mengenai sastra, norma sastra, yang nantinya menentukan penelitiannya terhadap sebuah karya sastra atau karya sastra pada umumnya. Para pembaca yang dimaksud dalam hal ini adalah para pembaca ahli, yang dapat yang dianggap sebagai wakil dari tiap-tiap periode. Menurut Vodica (dalam Pradopo, 1995: 10) yang dimaksud dengan para pembaca ahli adalah para ahli sejarah sastra, ahli estetika, dan para kritikus sastra. Jadi menurut teori estetika respsi ini, akan diketahui bagaimana estetika sebuah karya sastra.
Menurut Wellrk dan Werren (1962) menyebutkan bahwa unsure yang membangun karya sastra ada dua: unsure estetik (intrinsic), yaitu unsure yang membangun karya sastra dan dalam diri karya sastra itu sendiri, dan unsure ekstraestetik (ekstrinsik), yaitu unsure yang membangun karya sastra di luar. Dapat disimpulkan bahwa respon estetik adalah respon yang merekasi terhadap nilai-nilai estetika sebuah karya sastra, yaitu tokoh, tema, alur, latar, dan gaya bahasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s