KERAJAAN CAHAYA

 

Suatu ketika hiduplah seorang putri raja yang sangat cantik di kerajaan cahaya. Banyak orang mengatakan tentang kemolekan wajahnya dan kebaikan hatinya. Hal ini yang membuat kerajaan ini sangat terkenal karena memiliki mahkota kerajaan yang menawan. Ia di bernama angela. Saat baginda raja menikmati makan malamnya yang cukup lezat, sang putri mendekati dan berkata dengan suara yang lembut sambil duduk disamping raja. Yang tidak lain adalah ayahnya sendiri.
“ayahanda…. Apa yang sebenarnya ayahanda pikirkan?”Tanya putri angela dengan menatap mata baginda raja dalam-dalam.
“Oh….adinda yang cantik. Ayahanda tidak sedang memikirkan sesuatu”.balas Raja dengan seburat senyuman yang simetris.
“Tapi Ayahanda, adinda masih melihat kecemasan diwajah ayahanda,”ucap sang putri sambil memegang tangan Raja erat.
“maafkan ayahanda yang telah menyembunyikan rahasia ini padamu sayang. Sebenarnya ayahanda sedang memikirkan ucapan penasehat kerajaan. Ia berkata, dalam beberapa hari lagi pilar cahaya kerajaan kita ini akan redup.”jelas sang raja.
“Lalu apa yang hendak kita lakukan ayahanda? Untuk mencegah agar pilar tersebut tidak redup!”tanya putri sambil berfikir suatu rencana.
”Hanya ada satu cara, yaitu memperkuat pilar cahaya kita yang ada di pusat kerajaan.”tegas raja.
“bagaimana caranya ayahanda?”ucap putri yang semakin bingung
“pilar cahaya itu akan selalu kuat bersinar, jika kita mampu menjaga kebersihan kerajaan secara menyeluruh.”jelas baginda raja serius.
“baiklah ayahanda. Jika itu yang dapat menjaga keindahan dan kemakmuran kerajaan ini. Adinda akan lakukan itu!”tegas putri angela.
“Ayahanda berharap, mudah-mudahan kau bisa mengemban tugas mulia ini dengan baik,putriku.”ujar raja
”ya ayahanda,pasti! Adinda akan menjalankan tugas mulia ini dengan sebaik-baiknya. Agar kerajaan cahaya selalu terang benderang,”ucap putri dengan percaya diri.
“ya sudah,sekarang kau istirahat. Besok pagi, laksanakan tugas mulia itu.”ujar raja.
Keesokan harinya, putri Angela pergi meninggalkan kerajaan bersama para pengawal. Setelah sekian jam berkeliling kerajaan, ternyata di daerah sebelah barat kerajaan melakukan hal yang tidak mengindahkan lingkungan. Para penduduk di sana membuang limbah industri ke saluran yang menuju anak sungai.
Melihat hal tersebut, sang putri kemudian mengambil tindakan. Ia memerintah para pengawal untuk mengumpulkan para penduduk.
“para rakyat negeri cahaya yang paling aku sayangi. Tolong mulai hari ini dan seterusnya, tetap jaga kebersihan diseluruh kerajaan. Jangan membuang limbah industri sembarangan. Agar pilar kerajaan tidak redup.”terang putri angela.
“maafkan kami tuan putri, kami akan selalu ingat hal ini. Kami berjanji tidak akan mengulang hal ini kembali.”ucap para penduduk secara bergantian.
Akhirnya sang putri kembali ke kerajaan dan menemui ayahanda untuk melaporkan apa yang terjadi hari ini. Hari berikutnya, pilar kerajaan cahaya bersinar lebih terang dari biasanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s